Inbox by Gmail - Mengakomodasi Aktivitas Beremail Semakin Nyaman

Inbox by Gmail

Inbox by Gmail

Jaman sekarang, adalah jaman ketika email adalah jangkar semua pesan antar manusia. Mulai urusan pribadi sampai kerjaan semuanya berjangkar kepada email. Bahkan, sudah menjadi hal umum di dunia internet, bahwa untuk mengakses layanan tertentu haruslah login dengan memakai alamat email. Jadi, email adalah centre of internet things. Halah, lancip banget yak ngomongnya. Tapi serius sih, jaman dulu ketika internet baru mulai poluler di medio 90’an, penggunaan email tak sekompleks seperti jaman sekarang. Maklum, saya mengalaminya secara langsung (baca tua-red).

Nah, karena kompleksitas yang semakin meningkat tersebut, sangatlah ruwet di jaman sekarang mengelola bejibun email jika menggunakan pola pikir jaman dulu. Tuntutan untuk semakin efektifitas dan efisien semakin tinggi, mengelola gelombang email dengan nyaman adalah sebuah perkara tersendiri.

Sebenarnya, sudah banyak aplikasi third party alias aplikasi di luar perusahaan penyedia layanan email, yang menyuguhkan pengalaman menarik untuk mengelola email menjadi semakin mudah. Kalau di platform iOS sih ada beberapa aplikasi manajemen email; boxer, tipbit, dan mailbox yang kondang itu. Khusus mengenai mailbox, aplikasi ini menurut saya keren, yang saking kerennya sampai membawa perusahaannya diakuisi oleh Dropbox. Fokus di Mailbox adalah get things done. Jadi berusaha sebisa mungkin isi mailbox itu berakhiran dengan keadaan kosong, dengan menindak lanjuti apa yang terdapat di dalam sebuah email. Jadi lebih memposisikan bahwa email adalah sebuah task, tugas.

Nah kembali laptop, eh smartphone, eh Inbox. Pada November 2014, Google meluncurkan sebuah aplikasi mobile layanan email dengan nama Inbox, meskipun masih bersifat invitation only. Sebagai penyedia layanan email yang dianggap kelas wahid selama ini, Google belum mempunyai aplikasi mobile layanan email yang bisa dikatakan cukup nyaman bagi pengguna smartphone. Selama ini, Gmail Apps yang ada di mobile adalah sebuah aplikasi yang saya anggap memindahkan tampilan Google Mail ke dalam sebuah aplikasi mobile. Nah, dengan aplikasi Inbox by Gmail ini rasanya sangat beda. Nikmat gitu deh. So, pas Mei 2015 lalu, layanan Inbox by Gmail sudah mulai rilis untuk publik.

Inbox by Gmail - Tampilan Awal

Inbox by Gmail – Tampilan Awal

 

Beberapa hal yang membuat Inbox by Gmail patut dipakai sebagai aplikasi email yang utama adalah sebagai berikut:

Mengelompokkan Pesan Sejenis.

Inbox by Gmail mengelompokkan pesan yang sejenis dalam satu grup. Misal nih, kita banyak terima email kofirmasi tiket pesawat, konfirmasi tiket hotel, konfirmasi reservasi tempat dan beberapa email lain yang sifatnya lebih ke email jenis konfirmasi perjalanan, maka akan dikelompokkan oleh Inbox by Gmail ini dalam sebuah bundel bernama Trip. Begitupun kalau kita banyak terima email pasal konfirmasi pembelian, kalau kelar beli dari Lazada, Zalora, Tokopedia, Bukalapak, Tees atau ecommerce dan toko online yang sedang ngetren di negeri ini, kalian gak perlu scrolling scrolling, karena pesan tersebut akan dikelompokkan secara otomatis romantis oleh aplikasi Inbox by Gmail ini. Asyik kan? Iya~

Menampilkan Pesan Yang Singkat Jelas Padat dan Asyik.

Google nampaknya sangat mengerti arti bahwa manusia ingin mengolah sedikit mungkin info. Jadi inginnya sih hal hal yang paling penting aja yang ditampilkan dalam sebuah informasi email. Nah, untuk itulah, tim Inbox by Gmail ini dengan kejeniusannya menyuguhkan informasi yang nyaman, tepat, gampang dimengerti. Sebagai contoh, sering kan kita menerima sebuah konfirmasi sebuah penerbangan dan konfirmasi sebuah reservasi hotel. Email dari maskapai dan hotel itu kan menurut saya sih bikin pusing ya, kebanyakan teks gak penting, dan kadang ada tabel yang bikin mata capek untuk memilah milah. Nah, terlalu banyak hal yang ditampilkan bikin margin error makin tinggi. Perlunya yang penting aja, kapan berangkat, pakai pesawat penerbangan nomor berapa. Dah gitu aja dulu. Atau nginep di hotel apa durasinya berapa lama. Nah, Inbox by Gmail bisa menampilkan dan mengolah email email konfirmasi tersebut dengan tampilan yang nyaman di mata.

Pengorganisasian Dengan Swipe.

Ketika menggunakan aplikasi Inbox, kita diberikan pilihan untuk mengarchieve email atau membuat email tersebut dalam keadaan snooze agar nantinya aplikasi mengingatkan lagi untuk ditindaklanjuti. Asyik sih, ini fitur yang sangat dibutuhkan bagi para manusia modern di kota kota besar yang punya kesibukan segudang. Halah.

 

Fitur Pengingat – Reminders.

Inbox by Gmail ini juga mengimplementasikan fitur pengingat di dalam aplikasi. Jadi nih, misal pas pagi hari buka email dari klien minta via telp jam 1300, nah kita bisa langsung melakukan dua hal, bikin emailnya swipe ke kiri biar jadi snooze set jam 1230 untuk siap siap plus sekalian bikin reminder dan pengingat di aplikasi tersebut bahwa akan ada meeting via telp jam 1300. Gak perlu pindah pindah aplikasi, hanya di aplikasi Inbox by Gmail doang. Reminder ini bisa macem macem loh, gak cuman ngingetin untuk meeting doang, bisa untuk ngingetin nelpon, packing, beli apapun yang kalau kita masukkan kata kunci sesuatu juga terkoneksi dengan google seluruh aset google, baik map maupun google contact. Dan aplikasi Inbox by Gmail ini terkoneksi juga dengan Google Keep, jadi bisa loh bikin reminder yang listnya ada di Google Keep. Asyik.

Namun sayangnya, saya masih sering mengalami beberapa kali aplikasinya mengalami kebekuan (freeze) yang berujung ke force quit. Entahlah ini di sisi aplikasi atau di sisi smartphone saya. Semoga aja kejadian ini hanya di sisi smartphone saya, sehingga tak dialami oleh kalayak sekalian.

Oh iya, hampir terlupa, Inbox by Gmail beberapa pekan yang lalu mengimplementasikan fitur Undo Send. Fungsi Undo Send ini adalah membatalkan pengiriman email setelah beberapa saat kita menekan tombol send. Siapa tahu pas ketik email sedang dalam keadaan romantis berat eh pas tekan tombol send ternyata diputusin, ya mendingan tekan tombol  Undo Send aja toh daripada malu. Lah. Eh satu lagi sih yang menurut saya asyik, ketika tekan tombol plus di kanan bawah, kita disodori beberapa pilihan avatar yang terakhir dan sering korespondensi via email. Makin intuitif aja aplikasinya. Dan kesannya sangat humanis.

Inbox by Gmail - activity button

Inbox by Gmail – activity button

Jadi Intinya dari semua celotehan saya adalah, dengan memakai aplikasi Inbox ini, pengguna semakin termudahkan untuk mengorganisasi kegiatannya yang berdasarkan dari email. Inbox memudahkan untuk fokus pada prioritas, dan kita diharapkan hanya mengolah info yang penting penting saja. Karena sesungguhnya, di jaman yang semuanya minta sat set bat bet minta cepat, waktu adalah uang. Dan mengorganisasi email dengan efektif serta efisien adalah salah satu vitamin untuk menuju produktifitas tinggi. Ahzeg!

 

Tags:
Bagi & sebarkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *